Kamis, 27 September 2018

BOBROKNYA ETIKA DAN MORAL GENERASI MUDA





Istilah ‘cabe-cabean’ mungkin tidak asing lagi terdengar di telinga kita, terutama di kalangan generasi muda dewasa ini. Istilah ini merupakan suatu identitas yang menggambarkan sekelompok anak gadis yang menjadi taruhan dalam suatu komunitas balapan motor liar, dan siapapun sebagai pemenang balap liar bisa mengencani si gadis ‘cabe-cabean’ ini. Istilah ini muncul seiring dengan perkembangan pergaulan di kalangan generasi muda. Kelakuan anak muda yang seperti ini merupakan salah satu contoh nyata akibat pergaulan bebas generasi muda saat ini.
Pergaulan generasi muda dewasa ini dapat dikatakan sudah melampaui batas dan bersifat keterlaluan. Sudah bukan hal yang asing lagi, budaya yang lahir dari generasi muda yang sekarang adalah budaya dugem, budaya balapan motor liar, penyalahgunaan narkoba, bahkan seks bebas saat ini sudah menjadi tren di kalangan generasi muda. Inilah yang disebut dengan kebobrokan etika dan moral anak bangsa. Pengaruh liberalisme, pengaruh budaya asing, serta pengaruh lingkungan pergaulan sangat kuat merasuki generasi muda sehingga tidak dapat dipungkiri lagi pergaulan anak muda masa kini merupakan pergaulan bebas yang sulit untuk dibendung.
Memang, dewasa ini pergaulan generasi muda sangat sulit untuk dibatasi, terutama diakibatkan oleh perkembangan teknologi yakni media komunikasi dan informasi. Terbukti sudah banyak terdapat kasus-kasus yang menyeret kalangan generasi muda yang diakibatkan karena pengaruh media komunikasi dan informasi tersebut. Selain itu juga banyak kasus kriminalitas yang melibatkan remaja dan anak-anak sebagai pelaku kejahatan.
Generasi muda yang masih berada dalam tahap pendewasaan memang memiliki rasa ingin tahu dan ego yang tinggi. Namun hal ini haruslah dikendalikan agar generasi muda tidak semakin terjerumus dalam pergaulan bebas. Pihak-pihak yang bertanggung jawab atas generasi muda ke depannya, baik keluarga, masyarakat maupun institusi pendidikan seharusnya memiliki suatu aturan dan kebijakan yang tegas dalam menjaga serta mendidik generasi muda sebagai generasi penerus bangsa yang bermoral serta beretika.
Terlepas dari hal tersebut, kita juga sebagai generasi muda seharusnya mampu mengendalikan rasa ingin tahu dan ego yang tumbuh akibat pendewasaan dengan melakukan suatu hal yang lebih bermanfaat bagi masa depan kita dan masa depan bangsa. Karena sesungguhnya generasi muda yang bobrok bukan lahir dan disebabkan oleh generasi muda itu sendiri, melainkan karena pengaruh lingkungan, minimnya teladan dan pembinaan, serta kurang adanya dukungan dan apresiasi terhadap bakat dan minat generasi muda, sehingga pergaulan bebas menjadi salah satu pilihan untuk dapat keluar dari masalah bakat dan minat yang tidak tersalurkan yang dihadapi sebagian besar kalangan generasi muda.

Artikel ini bersumber dari :

Bahaya Mie Instan



Mie instan merupakan produk makanan kering yang dibuat dari tepung terigu dengan atau tanpa penambahan bahan makanan lain dan bahan tambahan makanan yang diizinkan, berbentuk khas mi,dan siap dihidangkan setelah dimasak atau diseduh dengan air mendidih. Mie instan sudah menjadi makanan yang umum di Indonesia, cara memasak yang mudah dan rasa yang nikmat membuat makanan cepat saji ini digemari banyak orang. Mie instan umumnya diproduksi oleh industri pengolahan pangan dengan teknologi dan memberikan berbagai zat tambahan untuk mengawetkan dan menambah rasa bagi produk tersebut. Kadar air dalam mie instan umumnya 8% sehingga memiliki daya simpan lebih lama. Mi instan telah mengalami proses penggorengan sebelumnya ketika mie segar telah diperoleh sehingga penyajiannya cukup diseduh dengan air mendidih atau dimasak beberapa menit.

Mie instan belum dapat dianggap sebagai makanan utuh (whole some food) karena belum mencukupi kebutuhan gizi yang seimbang bagi tubuh. Oleh karena itu, sering kali disarankan ketika mengonsumsi mie instan perlu ditambahkan sayuran seperti sawi, dan sumber protein seperti telur, ayam atau daging, dan ikan atau hasil laut lain. Dalam sebungkus mi instan terdapat beberapa bahan tambahan yang diizinkan untuk digunakan dalam pangan sesuai dengan Peraturan Kepala BPOM seperti Peraturan Kepala BPOM No. 37 Tahun 2013 tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pewarna. Bahan tambahan pangan yang diizinkan diataranya pewarna tartrazin, pengawet natrium benzoat, dan lain-lain.

Bahan Tambahan Pangan pada Mie Instan:

1. Pewarna (TartrazineCI 19140) atau yang lebih dikenal sebagai Tartrazin merupakan zat pewarna sintetik. Berdasarkan Per Ka Badan POM No. 37 Tahun 2013 tentang BTP Pewarna, batas ADI (Acceptable Daily Intake) atau asupan harian untuk Tartrazin adalah sebesar 0-7,5 mg/Kg berat badan.

2. Antioksidan (TBHQ) TBHQ atau tert-Butylhydroquinon (tertButilhidrokinon) merupakan salah satu zat yang diizinkan penggunaannya sebagai BTP untuk mengawetkan pangan. Akan tetapi, penggunaan TBHQ dalam pangan tentu saja memiliki batasan. Di Indonesia, nilai ADI untuk penggunaan TBHQ sebagai BTP adalah 0-0,7 mg/Kg berat badan. Selain dikenal dengan nama tertButilhidrokinon, TBHQ juga merupakan sinonim dari 2-(1,1dimetiletil)-1,4-benzenediol.

3. Pengawet (Natrium Benzoat) Natrium benzoat (Sodium benzoate) merupakan suatu bentuk garam natrium dari asam fenilkarboksilat merupakan salah satu zat yang diizinkan penggunaannya sebagai pengawet pangan. Dalam Perka Badan POM No. 36 Tahun 2013, nilai ADI untuk Natrium benzoat sebagai pengawet adalah 0-0,5 mg/Kg berat badan.

4. Pengawet (Natrium Metabisulfit) atau yang juga dikenal dengan nama natrium disulfit, merupakan salah satu bahan pengawet dari golongan sulfit yang diizinkan untuk digunakan sebagai BTP. Nilai ADI untuk Natrium metabisulfit sebagai pengawet pangan adalah 0-0,7 mg/Kg berat badan.

5. Penguat rasa (MonosodiumL-Glutamate/MSG) merupakan salah satu zat yang diperbolehkan untuk digunakan sebagai bahan tambahan penguat rasa. Mononatrium glutamat atau yang lebih familiar dikenal dengan singkatan MSG merupakan bentuk garam natrium dari senyawa asam glutamate. Meskipun di Indonesia tidak dinyatakan nilai ADI untuk penggunaan Monosodium L-glutamat,berdasarkan penyataan keamanan MSG sebagai BTP yang dikeluarkan oleh FDA (FDA Advisory No. 2013–058, tanggal 28 November 2013) penggunaan MSG pada pangan dibatasi dengan jumlah atau konsentrasi terkecil yang diperlukan untuk menimbulkan manfaat yang diinginkan pada pangan yang ditambahkan MSG tersebut. FDA juga menyatakan bahwa MSG termasuk senyawa yang aman (GRAS atau Generally Recognized As Safe). Monosodium glutamat (MSG) merupakan penguat rasa yang memiliki Acceptable Daily Intake (ADI) not specified atau tidak ditentukan. Artinya bila dikonsumsi setiap hari dalam jumlah wajar tidak menimbulkan bahaya terhadap kesehatan. Namun ada beberapa data yang menunjukkan bahwa sejumlah orang tertentu sensitif terhadap MSG.

6. Penguat rasa (Dinatrium inosinat) Dinatrium 5’-inosinat merupakan salah satu bentuk garam dari asam inosinat (inosinic acid), salah satu
senyawa yang diizinkan sebagai bahan tambahan pangan penguat rasa. Bentuk garam asam inosinat lain dapat berupa dinatrium 5’inosinat, dikalium 5’-inosinat, atau kalsium 5’-inosinat. Batas asupan yang dapat diterima dari asam inosinat sebagai bahan tambahan pangan belum terspesifikasi, akan tetapi mengonsumsi produk pangan yang menggunakan senyawa ini sebagai bahan tambahan tetap harus dibatasi.

7. Penguat rasa (Guanilat) Asam guanilat (guanylic acid) atau senyawa garam dari asam guanilat merupakan salah satu bahan tambahan pangan penguat rasa yang diizinkan. Senyawa garam yangdimaksud dapat berupa dinatrium 5’-guanilatatau kalsium 5’-guanilat. Dalam tubuh, asam guanilat maupun garamnya akan dimetabolisme menjadi guanosin 5’-monofosfat, nukleotida guanine yang memiliki satu kelompok fosfat teresterifikasi pada gula. Batas penggunaan asam guanilat sebagai bahan tambahan pangan belum terspesifikasi, akan tetapi mengonsumsi produk pangan yang meng
gunakan senyawa ini sebagai bahan tambahan tetap harus dibatasi.

Berikut beberapa bahaya kesehatan yang mengancam bila anda terlalu sering makan mie instan, seperti dilansir boldsky, sabtu (8/6/2013) :
1.     Terganggunya penyerapan nutrisi
2.     Kanker
3.     Keguguran : disebabkan oleh kandungan bumbu dan bahan pengawet yang ada di mie instan mempengaruhi perkembangan janin.
4.     Gangguan metabolisme : disebabkan oleh akumulasi dari zat-zat kimia beracun seperti pewarna makanan, pengawet dan aditif dalam mie.
5.     Kerusakan organ : kandungan propylene glycol dalam mie diserap tubuh  kemudian terakumulasi di jantung, hati, dan ginjal. Hal ini menyebabkan kerusakan dan kelainan organ, dan juga melemahkan sistem kekebalan tubuh.
6.     Gangguan pencernaan : disebabkan karena konsumsi lanjutan dari mie instan mengakibatkan kembung, sembelit, atau tidak teraturnya gerakan usus.
7.     Obesitas : disebabkan karena mie instan mengandung sejumlah besar lemak dan natrium yang menyebabkan retensi air dalam tubuh.
8.     MSG (monosodium glutamate) : digunakan untuk meningkatkan rasa mie. Sekitar 1-2 % dari populasi alergi terhadap MSG, ketika orang-orang yang alergi terhadap MSG mengkonsumsinya maka akan dapat menyebabkan rasa terbakar, panas di dada, kemerahan pada wajah, atau nyeri dan sakit kepala.
9.     Tinggi natrium : dapat menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, stroke, dan kerusakan ginjal.



Pentingnya memiliki sopan santun



Sopan santun adalah suatu tingkah laku yang mencerminkan sikap seseorang atau diri sendiri terhadap oranglain yang bertujuan saling menghormati satu sama lain dalam bersikap. Sopan santun sangat diperlukan untuk berinteraksi satu sama lain agar terciptanya kerukunan. Sebenarnya sopan santun sudah diajarkan sedari kecil, namun saat ini banyak remaja yang telah kehilangan sopan santunnya terhadap orang lain.

Manfaat sopan santun :

1.Dipercayai oleh orang lain
Orang yang sopan santun cenderung lebih dipercayai oleh orang lain dibandingkan orang yang tidak memiliki sopan santun. Sebab, orang yang memiliki sopan santun dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan baik dan lembut tanpa ada saling menjatuhkan antara keduanya. Sehingga orang lain dapat menilai diri anda sebagai pribadi yang baik dan bisa mempercayakan sesuatu kepada anda. Selain itu, sikap sopan santun sangat cocok digunakan oleh seorang pelajar. Sebab, itulah yang membedakan antara orang yang berpendidikan dengan orang yang tidak berpendidikan. Tanpa adanya sikap sopan santun pada diri anda, otomatis orang lain tidak akan menganggap ataupun mempercayai anda sebagai seorang yang berpendidikan tinggi ataupun mempunyai kepribadian yang baik.

2.Mudah berteman dengan siapa saja
Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Oleh karna itu, anda mesti sadar bahwa sifat sopan santun sangatlah bermanfaat bagi diri anda sendiri. Sebab, anda dapat berteman dengan banyak orang dan saling mengisi kekurangan dari setiap orang tersebut. Anda juga dapat berteman dengan seorang yang lebih tua dari anda sehingga wawasan dan ilmu yang anda dapatkan semakin banyak. Selain itu, sifat sopan santun juga sangat efektif terhadap teman lawan jenis anda. Sebab, adanya rasa nyaman ketika berbicara membuat teman lawan jenis anda juga senang berteman dengan anda. Hasilnya anda dapat merasakan bagaimana bentuk pertemanan yang sesunguhnya dan mempercepat tugas-tugas yang diberikan oleh guru.

3.Menunjang kesuksesan

4. Terhindar dari dendam oranglain

5.Memunculkan sikap optimis dan berani

Contoh sopan santun :
1.Mengucapkan salam
2.Mematuhi peraturan
3.Tidak seenaknya
4.Tidak berkata kasar

Artikel ini saya buat dari referensi :

BOBROKNYA ETIKA DAN MORAL GENERASI MUDA

Istilah ‘cabe-cabean’ mungkin tidak asing lagi terdengar di telinga kita, terutama di kalangan generasi muda dewasa ini. Istilah in...